Langsung ke konten utama

Tipe Data Tuple Python

Hai Koder, Semoga kita semua selalu sehat dan diberikan kelancaran serta kemudahan dalam segala urusan kita. Aamiin

Catatan kali ini saya akan mencatat tentang Tipe Data Tuple Python. Sebenarnya Data Tuple ini tidak jauh berbeda dengan data list, yang kemrin sudah saya catat. 

oh ya, bagi koder yang belum baca, bisa baca disini. dan sekrang untuk tipe data list juga sudah ada versi videonya loh.

Jadi Tipe Data Tuple Python adalah untuk menyatakan data untaian yang dapat menyimpan lebih dari satu data. dan data yang tersimpan tidak dapat di rubah.

Cara Membuat Data Tuple Python

Membuat data tuple sangat mudah, sama seperti membuat data string. bedanya data string tidak dengan  koma. langsung saya cek untuk perbedaannya di code editor.

a = 'Catatan', 'Mantan', 'IT'
z = 'punya' 'Lapak' 'Ngpding'

print (type (a))
print (type (z))

maka hasilnya

Terlihat bukan untuk variabel a bertipe data tuple karena penulisan dengan koma. dan variabel z bertipe string karena penulisan tidak dengan koma. dan bisa juga penulisanya di dalam kurung oval ( ) seperti berikut

a = ('Catatan', 'Mantan', 'IT', 'punya', 'Lapak', 'Ngoding')

print (a)

maka hasilnya

Cara Mengakses Nilai Tuple

Untuk mengakses data tuple sangat mudah salah satunya seperti contoh di atas dengan perintah print (a). Data tuple yang saya buat di variabel a secara otomatis mempunyai index. maka kita bisa mengaksesnya dengan menuliskan parameter index sebagai berikut. untuk contoh ini saya rubah variabel a menjadi variabel tupel

tupel = ('Catatan', 'Mantan', 'IT', 'punya', 'Lapak', 'Ngoding')

print (tupel[0])

Maka hasilnya

 ya Catatan, karena Catatan berindex 0. Secara otomatis data yang kita input memiliki index berurut mulai dari 0

Slicing atau Memotong Tuple

 untuk slicing saya tidak catat disini ya. karena, proses atau cara slicing atau memotong tuple, sama seperti data list yang pernah saya catat di blog ini. silahkan di lihat disini.

Update atau Merubah Data Tuple 

Ingatkan definisi data tuple di atas..? ya benar, Tipe Data Tuple Python adalah untuk menyatakan data untaian yang dapat menyimpan lebih dari satu data. dan data yang tersimpan tidak dapat di rubah.

Okay saya akan buktikan jika data tuple itu tidak dapat dirubah. dalam contoh ini sayang menggunakan fungsi atau perintah append untuk menambah di bagian akhir.

tupel = ('Catatan', 'Mantan', 'IT', 'punya', 'Lapak', 'Ngoding')
tupel.append('di Youtube')
print (a)

apa hasilnya?

eror. artinya data tuple tidak memiliki atribut append. ya bang itukan append. coba dengan perintah del. okeh, saya coba.
tupel = ('Catatan', 'Mantan', 'IT', 'punya', 'Lapak', 'Ngoding')
del tupel[0]
print (a)

gimana hasilnya..?

erorkan.. note dari python 'tuple' object doesn't suport item deletion artinya data tuple tidak suport untuk delet item. 

kalo koder pada ngotot mau ngerubah data tuple, ya gunakanlah data list jangan tuple. oke bang gw percaya. siap saya lanjut mencatat.

Nah, kalo untuk menambahkan saya ada ide, yaitu dengan cara membuat satu variabel lagi. lalu variabel baru tersebut digabungkan dengan cara di tambah. contohnya begini

tupel = ('Catatan','Mantan','IT','punya','Lapang','Ngoding')
tupel2 =('di Youtube',)

print (tupel+tupel2)

 untuk penulisan data tuple python, meskipun hanya satu data tetap menggunakan koma seperti contoh variabel tupel2 di atas.

hasilnya... eng.. ing.. eng.

yes... data dari variabel yang kita buat ada dalam barisan data tuple yang di print. kita lanjut kaka.

Sequence Unpacking Data Tuple

 Isi dari Data Tuple bisa diekstrak dengan fitur Sequence Unpacking, dengan cara membuat variabel variabel tunggal yang dipisahkan koma secara berurutan. berikut kodenya.

tupel = ('Ahmad Zahir', 'Jakarta', '8 thn')
nama, asal, usia = tupel

print ('Nama :',nama)
print ('Asal :',asal)
print ('Usia :',usia)

 hasilnya


kok, hasilnya bisa pas bang..? ya karena, nilai yang diekstrak di tulis sesuai dengan urutan variabel. lanjut yang terakhir.

Fungsi Bawaan Tuple di Python

tidak berbeda dengan Tipe Data List, Tipe Data Tuple juga memiliki fungsi bawaan yang sama, yaitu len() untuk menghitung item atau isi data di variabel. max() untuk mencari nilai paling besar. min() untuk mencari nilai paling kecil.

Berikut contohnya.

tupel = (100,300,200,500,400,600)

print (len(tupel))
print (max(tupel))
print (min(tupel))

 hasilnya


 terlihatkan. isi data len() ada 6, nilai paling besar max() 600 dan nilai paling kecil min() 100.

okay segitu aja ya. untuk catatan selanjutnya mungkin tentang Tipe Data Dictionary Python.

Versi Videoanya di Youtube Lapak Ngoding


 

Semoga bermanfaat untuk kita semua. Aamiin

Terima kasih

Jakarta, Baru pulang dari rumah nyokap.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Aplikasi Android dengan Python dan Kivy | Upload dan Ubah Foto di Halaman Profil

 Hai Sobat Ngoding gimana kabarnya? kalau kamu menemukan blog ini berarti tujuan kita sama yaitu Belajar Ngoding dengan Browsing. saya mo lanjutin yang kemarin ya sob yang baru mampir silahkan cek Membuat Aplikasi Android dengan Python dan Kivy | Halaman Profil Member untuk Update Data dan Membuat Aplikasi Android dengan Python dan Kivy | Tutorial Ganti Password .  Sekarang kita bahas lanjutannya yaitu Membuat Aplikasi Android dengan Python dan Kivy | Upload dan Ubah Foto di Halaman Profil dicatatan kali ini saya ga nambah file, cuma menambah fungsi di profil.py, daftar.py, profil.kv serta menambahkan kolom foto di tabel database SQLite. di file profil.py saya menambahkan fungsi untuk menampilkan foto profil, fungsi ubah dan upload foto ke folder yang sudah ditentukan, lalu merubah nama foto berdasarkan username. Berikut susuna kodenya profil.py from kivy.app import App from kivy.uix.label import Label from kivy.lang import Builder from kivymd.uix.dialog import MDDialog fro...

Cara Membuat Aplikasi Android Form Pendaftaran dengan Python dan Kivy dengan Parameter Input if elif else

begini koder, kemarin kan saya sudah mencatat Cara Membuat Form pendaftaran dengan Python dan GUI dengan KivyMD lalu di input ke database sqlite. Nah sekarang ini kelanjutanya dengan menambahkan form input username dan parameter pada username dan penambahan form input konfirmasi password. buat yang baru baca catatan ini lebih baik ikuti dahulu di catatan sebelumnya. agar dapat memahami alur dan susunan foldernya di kategori Membuat Aplikasi Android . Jadi, logikanya sebagai berikut : 1. Jika password yang di input kurang dari delapan karakter maka akan di tolak, lalu muncul notif "Password terlalu pendek mimal 8 karakter". beikut tampilannya 2. Jika username kurang dari 3 karakter, maka akan ditolak dan muncul notif Usename Minimal 3 karakter. berikut tampilanya 3. Jika Username sudah terdaftar di database maka akan di tolak, dan muncul notif "Username sudah terdaftar". berikut tampilannya 4. Jika pendaftaran berhasil maka akan muncul notif "Selamat kamu telah ...

Cara Membuat Aplikasi Android dengan Python dan Kivy

Setelah selesai dengan Catatan tipe data Python. sekarang saya ingin mencatat pembelajaran saya tentang Cara Membuat Aplikasi Android dengan Python dan Kivy. Kivy adalah salah satu Framework Python dan rata rata librarynya digunakan untuk, pengembangan aplikasi Mobile dan Multi Touch Software yang bersifat NUI (Natural User Interface). dan Kivy merupakan GUI (Graphical User Interface) terbaik yang banyak digunakan di python. Kenapa Harus Kivy? 1. Kivy berada dibawah naungan MIT License. Jadi, seluruh source codenya bebas dan dapat dikomersilkan. 2. kivy dibangun dengan library Python. 3. Cross Platform. Artinya, sekali ngoding bisa berjalan di linux, IOS dan Windows. oke, segitu aja untuk perkenalan kivynya. jika masih belum jelas, silahkan browsing ya. langsung aja saya catat untuk pembelajaran kivy ini. Hasil dari Browsing selama seminggu ini saya berhasil membuat halaman login dengan kivy dan Kivymd. apa tuh bang kivymd..? Kivymd adalah Material Design dari kivy. kalo di HTML kivymd...